Turki Gelar Pemilu Presiden dan Parlemen Hari Ini

Kemarin tepat tanggal 24 Juni 2018, rakyat Turki serempak mengadakan Pemilu Presiden dan Parlemen yang mana menjadi berita Timur Tengah terkini dan sedang hangat-hangatnya dibicarakan oleh dunia. Pasalnya pemilihan presiden dan parlemen yang terjadi kemarin adalah untuk pertama kalinya diadakan Turki. Dimana ada 6 orang yang mencalonkan dirinya untuk maju dalam pemilihan, Endorgan adalah salah satunya yang tetap optimis kembali menjadi presiden Turki. Kini tersedia media online yang membahas berita dari mancanegara maupun yaitu di matamatapoitik.com. Mata Mata Politik adalah perintis media online di Indonesia yang menyajikan berbagai referensi berita dari berbagai media internasional yang sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia.

Pemilu Turki

Sebanyak 56 juta lebih rakyat Turki yang sudah mendaftar dalam pemilu akan memilih di 180.000 kotak suara di seluruh Turki. Dan pemilu pun dimulai pada jam 8 pagi hingga pada jam 5 sore waktu setempat akan berakhir.

 

Salah satu alasan Presiden Erdogan memajukan pelaksanaan pemilu yang seharusnya diadakan pada November 2019 tahun depan adalah Endorgan beranggapan bahwa pemerintahan baru akan lebih memungkinkannya untuk mengatasi masalah ekonomi yang terjadi pada Turki. Bisa dilihat pada tahun ini dimana nilai tukar Lira melemah 20 persen terhadap Dolar. Endorgan juga mengatakan bahwa pemerintahan yang baru ini juga akan memberikan ia kekuatan dalam menghadapi pemberontak Kurdi di tenggara Turki dan di negara tetangga Irak serta Suriah.

Tidak hanya Endorgan yang optimis dengan visi dan misinya, Muharrem Ince dari partai CHP yang berhaluan kiri moderat pun telah mengadakan kampanye besar-besaran di Istanbul yang menurut klaim panitianya dihadiri oleh 5 juta orang.

Penantang Endorgan itu terus mempertahankan tema persatuan dan keadilan yang terus ia gadang-gadang. “Kami menjanjikan hari esok yang berbeda,” pidato Ince yang disambut dengan gemuruh massa pendukungnya yang hadir saat itu.

Tidak hanya itu saja Ince pun sudah mengadakan lebih dari 100 rapat umum di berbagai penjuru negara itu, dan ternyata ada banyak di antaranya di basis-basis tradisional Presiden Erdogan. Sebagai informasi terkini bahwa massa pendukung Ince yang hadir umumnya sebanding dengan massa pendukung Erdogan saat berkampanye menyerukan visi dan misinya.

Selain Endorgan dan Ince masih ada beberapa kandidat lainnya yang mencalonkan diri menjadi presiden, diantaranya adalah: Temel Karamollaoglu (77) capres dari Partai Felicity (Saadet), Selahattin Demirtas (45) menjadi capres untuk Partai Demokratik Rakyat (HDP), dan Dogu Perincek (76) capres dari Partai Patriotik (Vatan). Dan Meral Aksener (61) capres untuk Partai Good (IYI) yang menjadi satu-satunya kandidat wanita dalam pilpres tersebut.

Informasi berita Timur Tengah terkini  terakhir lainnya adalah, tidak hanya pemilihan presiden saja yang terjadi kemarin tetapi juga anggota parlemen. Musababnya adalah kekuasaan eksekutif yang akan dimiliki oleh pemenang pilpres nanti dibawah referendum konstitusi tahun memutuskan akan menghapus peran Perdana Menteri dan memusatkannya langsung ke Presiden.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *